Sifat-Sifat Gelombang Bunyi dan Penjelasanya Lengkap

Hai sobat semua, pada artikel ini saya akan berbagi tentang sifat-sifat gelombang bunyi dan penjelasannya untuk sobat semua. Nah materi ini merupakan materi fisika yang mana menjadi salah satu materi yang di UN kan. Materi ini menjadi salah satu materi mudah yang bisa sobat kuasai, karena tidak ada hitungan, sobat hanya perlu menghafalny saja. Jadi, saya sangat menyarankan sobat untuk menguasai materi ini diluar kepala. Kalau tidak salah, materi ini sudah diajarkan sejak kita duduk di bangku sekolah menengah pertama atau SMP dan kembali akan diulang saat SMA kelas 12 tentunya dengan model yang lebih komplek lagi. Namun menurut saya ini menjadi materi yang cukup mudah untuk sobat pahami. Oh ya sedikit info untuk sobat semua, terutama bagi sobat yang sekarang duduk di kelas 12 dan sebentar lagi menghadapi yang namanya UN dan SBMPTN bagi yang ingin melanjutkan kuliah di perguruan tinggi negeri atau PTN. Jika sobat ingin mendapat nilai UN yang bagus dan bisa lolos tes SBMPTN yang mana merupakan ujian tersulit semasa SMA yang akan sobat hadapi maka sobat harus mempersiapkan sejak awal, jangan 1 atau 2 bulan menjelang hari H, karena akan sangat tidak efektif. Selain itu jika sobat ingin mengikuti bimbingan belajar, maka sobat harus memilih bimbingan yang bagus, salah satunya adalah Ruangguru.com . Sobat bisa menemukan berbagai soal-soal baik UN maupun SBMPTN yang disertai dengan pembahasan dan tentunya ada tentor yang siap membantu sobat secara online untuk menyelesaikan soal- soal yang sobat tidak paham. Jadi jangan lupa untuk cek link diatas. Oke kita kembali lagi ke materi, berikut ini beberapa sifat gelombang bunyi yang perlu sobat ketahui. Sifat-Sifat Gelombang Bunyi #1. Membutuhkan Medium Untuk Merambat Sifat gelombang bunyi yang pertama adalah bunyi memerlukan medium untuk bisa merambat, entah itu medium padat, medium cair maupun medium gas. Kecepatan rambatnya juga tergantung pada media apa bunyi tersebut berada. Pada medium padat, gelombang bunyi paling cepat merambat dan pada medium gas sebaliknya, gelombang bunyi merambat dengan sangat lambat. Jadi intinya, bunyi memerlukan media untuk bisa merambat dan tidak bisa merambat pada medium hampa atau ruang hampa. #2. Mengalami Pemantulan Gelombang bunyi akan dipantulkan saat mengenai penghalang, berikut ini hukum pemantulan gelombang bunyi. Bunyi datang, garis normal, dan bunyi pantul terletak pada satu bidang datar. Sudut datang sama dengan sudut pantul. #3. Mengalami Pembiasan Gelombang bunyi yang merambat dari satu medium ke medium lain dengan kerapatan yang berbeda akan mengalami pembiasan. Contoh yang bisa kita jumpai pada kehidupan sehari-hari adalah suara petir yang terdengar lebih keras ketika malam hari dibanding dengan siang hari. Itulah kenapa pada siang hari kita jarang sekali mendengar suara petir yang keras dibanding ketika malam hari, ternyata itu ada penjelasannya lho. Berikut ini penjelasannya. Saat gelombang bunyi merambat dari udara panas ke udara dingin atau sebaliknya, gelombang bunyi akan dibiaskan. Ketika siang hari. suhu udara yang ada di atmosfer cenderung lebih dingin dibandingkan dengan yang ada di permukaan bumi. Itu mengakibatkan bunyi petir yang menuju permukaan bumi dibiaskan ke atas sehingga bunyi nya menjadi tidak keras atau tidak terdengar. Ketika malah hari, suhu udara di permukaan bumi lebih dingin dibandingkan dengan suhu di atmosfer, maka bunyi petir yang menuju atmosfer akan dibiaskan menuju ke permukaan bumi yang mana membuat suara petir malam hari terdengar lebih keras. #4. Mengalami Difraksi Difraksi gelombang bunyi adalah pembelokan arah gerak gelombang bunyi saat melewati suatu celah atau bertemu dengan penghalang pada lintasan geraknya. Contoh yang mungkin sering kita jumpai pada kehidupan sehari-hari adalah saat kita bisa mendengar suara mobol di tikungan jalan walaupun kita belum melihat mobil tersebut karena terhalang oleh bangunan tinggi di pinggir tikungan. #5. Mengalami Interferensi Gelombang bunyi mengalami gejala perpaduan gelombang dengan membutuhkan 2 sumber bunyi yang koheren. Interferensi bunyi dibagi menjadi 2 yaitu: Interferensi konstruktif atau penguatan bunyi Interferensi destruktif atau pelemahan bunyi Contohnya saat kita berada di antara 2 buah loudspeaker dengan frekuensi dan amplitudo yang sama atau hampir sama, maka kita akan mendengar bunyi yang keras dan lemah secara bergantian. #6. Mengalami Resonansi Resonansi adalah keadaan ikut bergetarnya molekul udara dalam kolom udara akibat getaran benda. Dalam beberapa alat musik, resonansi akan menimbulkan efek bunyi yang merdu. Nah itu dia sob artikel mengenai sifat-sifat gelombang bunyi dan penjelasannya, semoga bermanfaat dan bisa dipahami oleh sobat semua dan jangan lupa like dan share jika memang artikel ini bermanfaat. Sampai jumpa diartikel selanjutnya :)

0 Response to "Sifat-Sifat Gelombang Bunyi dan Penjelasanya Lengkap"

Post a Comment