Pengertian Valuta Asing, Devisa, dan Neraca Pembayaran

1. Valuta Asing Valuta asing adalah jenis-jenis mata uang asing yang digunakan sebagai alat pembayaran di negara lain. Perbandingan nilai valuta asing satu negara dengan negara lain dikenal dengan istilah kurs, nilai tukar, atau exchange rate. a. Jenis Kurs Valuta Asing Nilai kurs dipandang dari segi pedagang valuta asing terdiri atas kurs beli dan kurs jual. Kurs beli adalah Jumlah rupiah yang dibayarkan pedagang valuta asing untuk memperoleh satu satuan mata uang asing. Kurs jual adalah Jumlah rupiah yang diperoleh apabila pedagang valuta asing menjual mata uang asing. b. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perubahan Kurs Faktor-faktor yang memengaruhi perubahan kurs adalah perubahan harga barang barang ekspor dan impor, kenaikan tingkat harga umum di dalam negeri, perubahan selera masyarakat, serta perubahan tingkat bunga dan pengembalian investasi. c. Hubungan Perubahan Kurs Valuta Asing dan Neraca Pembayaran Neraca perdagangan dan neraca pembayaran mampu memengaruhi perubahan nilai kurs valuta asing. Surplus neraca perdagangan dan neraca pembayaran merupakan indikasi awal kemungkinan terjadinya apresiasi(kenaikan nilai) mata uang dalam negeri. Defisit neraca perdagangan dan neraca pembayaran merupakan indikasi awal kemungkinan terjadinya depresiasi (penurunan nilai) mata uang dalam negeri. Jika nilai mata uang dalam negeri naik, kurs nilai tukar mata uang tersebut terhadap valuta asing akan menguat. Sebaliknya, jika nilai mata uang dalam negeri turun, kurs (nilai tukar) mata uang tersebut terhadap valuta asing akan melemah. Dengan demikian, surplus atau defisit neraca perdagangan dan neraca pembayaran akan berkaitan dengan perubahan kurs valuta asing di negara bersangkutan. 2. Devisa Devisa adalah alat pembayaran luar negeri dengan syarat dapat diterima dan diakui negara-negara dunia. Sumber devisa berasal dari pinjaman atau utang luar negeri, hibah, hasil ekspor barang dan jasa, kiriman valuta asing dari luar negeri, serta wisatawan yang berbelanja di dalam negeri. Devisa berperan penting dalam perekonomian suatu negara. Manfaat devisa bagi suatu negara antara lain untuk membiayai pembelian barang-barang impor; membayar hutang dan bunga utang luar negeri; membiayai kegiatan perdagangan luar negeri; membiayai perwakilan luar negeri; dan membiayai atlet, misi kebudayaan, serta studi banding atau pekerjaan dinas pejabat negara di luar negeri. 3. Neraca Pembayaran Neraca pembayaran internasional adalah catatan aliran keuangan yang menunjukkan nilai transaksi perdagangan dan aliran dana yang dilakukan antara satu negara dan negara lain dalam satu tahun berjalan. a. Pencatatan Neraca Pembayaran Transaksi dalam neraca pembayaran dapat dibedakan dalam dua macam transaksi sebagai berikut. 1) Transaksi debit yaitu transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari dalam negeri ke luar negeri yang menyebabkan berkurangnya cadangan devisa. 2) Transaksi kredit yaitu transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus (devisa) dari luar negeri ke dalam negeri yang menyebabkan bertambahnya cadangan devisa negara. b. Komponen Neraca Pembayaran Komponen neraca pembayaran sebagai berikut. 1)Neraca Perdagangan yaitu neraca untuk mencatat nilai transaksi ekspor dan impor barang selama satu periode tertentu. 2)Neraca jasa neraca untuk mencatat transaksi ekspor dan impor jasa, contohnya penjualan jasa angkutan, pariwisata, asuransi pendapatan investasi dan modal. 3)Neraca nonbalas yaitu neraca untuk mencatat transaksi nonbalas jasa, contohnya suatu negara memperoleh hibah dari negara lain. Transaksi ini akan dicatat dalam neraca nonbalas jasa. 4)Neraca modal yaitu neraca yang digunakan untuk mencatat pembelian dan penjualan aset aset finansial, contohnya surat berharga, depostio, dan investasi langsung. 5)Neraca penyeimbang yaitu rekening penyimbangan atas transaksi berjalan yang mengalami surplus dan defisit

0 Response to "Pengertian Valuta Asing, Devisa, dan Neraca Pembayaran"

Post a Comment